Cara Mengatasi Low Value Content Google Adsense 100% Approve

Google Adsense adalah salah satu cara paling populer untuk menghasilkan uang dari blog atau website.

Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan persetujuan setelah mendaftarkan blog ke google Adsense dengan mudah.

Salah satu alasan paling umum yang membuat Google Adsense menolak permohonan adalah low value content.

Nah, apa itu low value content? bagaimana cara mengatasi low value content google adsense?

Diartikel ini semua permasalahan tersebut akan kita bahas lengkap dengan tips agar bisa diterima google adsense.

Apa itu Low Value Content?

Low value content adalah istilah yang digunakan Google Adsense untuk menggambarkan artikel yang tidak memiliki nilai bagi pembaca, seperti:

  • artikel yang berisi bahasa kasar, vulgar, atau tidak sopan
  • artikel yang berulang-ulang, tidak relevan, atau tidak sesuai dengan topik situs
  • artikel yang menyalin, meniru, atau menjiplak dari sumber lain tanpa memberikan kredit yang layak
  • artikel yang tidak informatif, tidak bermanfaat, atau tidak menarik bagi pengunjung situs
  • artikel yang tidak mematuhi pedoman kualitas webmaster Google

Jika situs kalian memiliki artikel yang termasuk dalam kategori di atas, maka kemungkinan besar kalian akan mendapatkan pesan penolakan seperti ini:

Cara Mengatasi Low Value Content Google Adsense
penolakan Google Adsense karena low value content

Sebenarnya jika kalian membaca panduan belajar blog disitus ini dan memperaktekan nya dengan benar, saya yakin blog kalian tidak akan ditolak google adsense dengan alasan low value content.

Cara Mengatasi Low Value Content Google Adsense

Seperti yang sudah kita ketahui, Untuk mengatasi sebuah masalah langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari sumber masalah tersebut.

Artinya, Sebelum kalian mendaftar ulang ke google adsense ketahui dulu pokok masalah penolakan nya ada dimana.

Deteksi Permasalahan nya

Secara umum, arti dari Low Value Content adalah “Konten yang tidak memiliki nilai apapun”.

Artinya artikel dalam blog kalian masih belum mengikuti standart yang ditetapkan oleh google adsense sebagai partner penayangan iklan.

Lalu bagaimana cara mendeteksi permasalahan tersebut? Perhatikan point-point dibawah ini dan koreksi blog kalian apakah terdapat pelanggaran dari hal-hal berikut ini:

  1. Apakah blog kalian memiliki jumlah artikel yang memenuhi standart pendaftaran adsense?
  2. Apakah artikel di blog kalian sudah berkualitas?
  3. Apakah blog kalian sudah menggunakan navigasi yang tepat?
  4. Apakah kalian melakukan Blackhat SEO untuk meranking halaman google?
  5. Apakah artikel di blog kalian bisa memberikan solusi kepada permasalahan para pembaca?
  6. Apakah kalian membuat artikel menggunakan AI?
  7. Apakah kalian yakin artikel yang dibuat adalah hasil tulis sendiri (Bukan hasil copas)?
  8. Apakah template blog yang kalian gunakan sudah sesuai dengan standart mesin pencari?

Coba kalian jawab sendiri 8 pertanyaan tersebut, Tidak mungkin pihak google adsense menolak pengajuan kalian jika tidak melanggar 8 ketentuan adsen diatas.

Sekarang tugas kalian adalah mencari tau pokok permasalahannya.

Cek satu-satu artikel blog kalian dan lakukan perbaikan dengan tips-tips dibawah ini.

Perbaiki Permasalahan di Blog kalian

Sudah ketemu apa yang salah dari blog yang ditolak adsense? Oke.. saya bantu pecahkan masalahnya.

Perhatikan..

1. Jumlah Artikel Minimum Untuk Daftar Adsense

Sebelum mendaftarkan blog kalian ke google adsense pastikan blog kalian berisi minimal 30 artikel yang berkualitas.

Bisa jadi penyebab low value content dari google adsense tersebut bersumber dari minimnya artikel blog yang kalian daftarkan.

Perihal jumlah minimum artikel pengajuan memang tidak dijelaskan secara spesifik oleh pihak google adsense.

Sebagian blogger senior berpendapat 10 artikel minimum, ada juga yang berpendapat 50 artikel minimum.

Nah, disini saya sarankan agar memiliki setidak nya 30 artikel yang berkualitas.

Jumlah tersebut saya ambil berdasarkan pengalaman pribadi saya yang selalu mengajukan peninjauan saat blog baru sudah mencapai 30 artikel.

2. Artikel yang Berkualitas

cara mengatasi low value content google adsense
buat artikel yang menarik

Artikel di blog saya waktu pengajuan adsen sekitar 30 lebih kok masih kenak low value content?

Jumlah artikel memang penting, tapi yang lebih penting lagi adalah artikel tersebut berkualitas apa tidak?

Kalau hanya sekedar buat artikel tanpa optimasi dan perbaikan ya jelas ditolak, jangankan 30, saya pernah ditolak dengan artikel 108 biji dengan alasan yang sama low value content.

Lalu cara mengukur apakah artikel sudah berkualitas atau belum itu gimana?

  • Artikel yang dapat menyelesaikan permasalahan pembaca
  • Artikel yang memiliki nilai lebih dari deretan artikel utama dihalaman google (Unique).
  • Tidak melakukan spam keyword (pengulangan kata kunci yang tidak relevan).
contoh sebab low value content
contoh pengulangan keyword yang tidak relevan
  • Menggunakan Internal Link yang tertata rapi dan natural (tidak terkesan memaksakan).
  • Artikel orisinil yang dibuat dari hasil riset materi buka menjiplak konten dari blog lain.
  • Artikel yang tidak dibuat dengan tools spin untuk generate konten orang lain dan menggantinya dengan sinonim atau persamaan kata.
  • tidak membuat dengan Full AI (chatgpt, bing ai, dll).
  • Jangan membuat artikel yang memiliki pembahasan hampir sama dengan artikel yang sudah ada, jika memungkinkan lebih baik dijadikan satu artikel.

Catat dan terapkan point-point membuat artikel berkualitas yang sudah disebutkan diatas.

Jika artikel kalian sudah sesuai dengan 7 point tersebut, lakukan pengajuan adsense kembali dan saya jamin tidak akan ada lagi penolakan dengan notif low value content.

3. Update dan Perbarui Artikel Secara Konsisten

Salah satu cara mengatasi low value content dari google adsense adalah dengan membuat artikel berkualitas secara rutin dan konsisten setiap hari.

Jika ingin mengikuti cara saya, saya sarankan agar membuat minimal 3 artikel berkualitas setiap harinya.

Atau bisa juga upload 2 artikel dan satu update artikel lama agar fresh kembali.

Cara ini sangat ampuh dan terbukti bisa meningkatkan persentase diterimanya pengajuan adsense kalian.

4. Optimalkan SEO On Page Blog

SEO On Page adalah proses optimasi di dalam halaman blog agar lebih mudah dimengerti oleh mesin pencari hususnya google.

Elemen-elemen SEO On Page yang perlu kalian optimalkan adalah:

  • URL: Gunakan URL yang pendek, deskriptif, dan mengandung kata kunci utama kalian
  • Meta title: Gunakan meta title yang sama atau mirip dengan judul artikel kalian, dan pastikan tidak lebih dari 60 karakter
  • Meta description: Gunakan meta description yang menjelaskan ringkasan artikel kalian, dan pastikan tidak lebih dari 155 karakter
  • Heading: Gunakan heading (H1, H2, H3, dll) untuk membagi artikel kalian menjadi bagian-bagian, dan pastikan mengandung kata kunci atau variasinya
  • Gambar: Gunakan gambar hasil buatan sendiri bukan yang memiliki copyright, karena mengambil gambar dari blog lain merupakan pelanggaran yang ditetapkan google adsense.
  • Internal Link: Gunakan internal link secara natural dan jangan terkesan memaksakan hanya untuk memasukan sebuah keyword.
  • Link eksternal: Selama pendaftaran adsense usahakan jangan sampai ada link keluar atau eksternal link dari blog kalian.
  • Navigasi yang Jelas: Kalian juga harus menggunakan navigasi yang jelas dan tidak membingungkan para pembaca, contohnya bisa lihat navigasi di blog ini.
  • Halaman Informasi: Blog kalian juga harus menggunakan Halaman About, contact, disclaimer dan Privacy Pollicy yang jelas.

kalian bisa menggunakan plugin seperti Rank Math SEO, Yoast SEO, atau All in One SEO untuk membantu mengoptimalkan elemen-elemen SEO On Page.

5. Hindari Praktek Blackhat SEO

Selain point-point yang sudah saya sebutkan diatas, kalian juga harus mencari tau apakah sebab penolakan google adsense diakibatkan oleh adanya praktek optimasi SEO yang melanggar aturan google.

Berikut praktek Blackhat SEO yang mengakibatkan pengajuan kalian ditolak google adsense:

  1. Dengan sengaja membeli backlink yang terkadang merupakan backlink dari situs spam.
  2. Melakukan backlink profil di web 2 secara masif, google akan membaca tindakan ini sebagai spam.
  3. Menggunakan cara Redirect 301 domain expired ke blog kalian, Ini juga merupakan cara curang yang berdampak kepada penolakan adsense.

Intinya, selama pengajuan adsense, usahakan agar tidak mempraktekan cara-cara pintas dengan tujuan menaikan ranking dihalaman google.

Jika kalian sempat melakukan hal-hal diatas segera lakukan disavow backlink atau hapus secara manual link yang mengarah ke blog kalian.

Setelah selesai, kalian bisa langsung meminta peninjauan kembali ke google adsense.

6. Gunakan Template yang Cocok

Apakah template blog berpengaruh dalam persetujuan adsense? asumsi saya, “iya” sangat berpengaruh.

Jika kalian menggunakan template bajakan yang isi meta datanya tidak lengkap dan sudah di edit, itu jelas sangat susah diterima adsense.

Saya sudah buatkan artikel tentang rekomendasi template untuk daftar adsense blogger dan wordpress.

Kalian bisa baca dan coba terapkan, template yang saya rekomendasikan tersebut sudah terbukti berhasil diterima adsense.

Kesimpulan

Secara umum, jika pengajuan blog kalian ditolak adsense dengan alasan low value content, maka hal pertama yang harus kalian lakukan adalah tanyakan pada diri sendiri “sudah kah artikel yang dibuat bermanfaat untuk calon pembaca?”.

Apakah kalian sudah yakin tidak melakukan banyak pengulangan keyword disetiap artikelnya ? sehingga pembaca risih dengan susunan kata yang terbilang dipasakan.

Apakah sudah benar cara penerapan internal link di setiap artikel blog kalian? dan Apakah kalian tidak menerapkan optimasi SEO yang melanggar ketentuan google?

Temui dengan cepat pokok permasalahan nya, jika sudah ketemu perbaiki dengan cara-cara diatas dan kembali ajukan ke google adsense untuk mendapat persetujuan.

4 pemikiran pada “Cara Mengatasi Low Value Content Google Adsense 100% Approve”

  1. apakah umur blog berpengaruh bang ? saya dafatarin blog saya yg baru umur 2minggu kemaren ditolak alasan nya low value content. padahal pengunjung nya udah ada sekitar 10an per hari

    Balas

Tinggalkan komentar